Tips Memilih Gitar Klasik Bagi Pemula

Untuk anda yang baru belajar dalam bermain gitar, tentu saja membeli gitar merupakan rutinitas yang harus dilakukan. Tidak mungkin untuk anda terus meminjam gitar kepada teman anda bukan? Selain mengurangi waktu untuk berlatih, meminjam gitar juga akan membuat konsentrasi anda menjadi terganggu. Sebab bukannya fokus bermain gitar, akan tetapai anda justru lebih sibuk memikirkan kapan anda harus mengembalikan gitar pada teman. Tapi membeli gitar juga bukanlah perkara mudah, salah-salah kita justru mendapatkan gitar dengan kualitas buruk dengan harga selangit. Karena itu dibutuhkan pengetahuan tentang gitar sebelum anda memutuskan untuk membeli. Anda dapat bertanya pada yang lebih mahir atau mencari keterangannya di internet.

tips-memilih-gitar-klasik-bagi-pemula

tutorialhijab.co.id

Dalam membeli dan memilih gitar, terdapat tiga pertanyaan yang kudu kita jawab terlebih dahulu. Untuk Pertanyaan  pertama yang wajib dijawab adalah: Musik apa yang harus kita mainkan dengan instrumen gitar ini? Permainan gitar dibagi jadi 5 zaman, yaitu Renaissance, Baroque, klasik, romantik, serta modern. Dari 5 zaman ini memerlukan jenis gitar yang berbeda-beda. Pertanyaan yang kedua yaitu: Di mana gitar ini akan anda mainkan? Konser kecil (kamar) serta konser besar memerlukan gitar yang berbeda. Sebab suara satu gitar dapat dengan mudah tertutup dengan suara 4 instrumen string pada suatu konser besar.

Memilih Gitar Klasik

Pertanyaan nomor tiga yang wajib dijawab yaitu: Warna suara apa yang anda inginkan? Seperti halnya instrumen yang gesek, gitar mempunyai kategorisasi warna suara, antara lain low, middle, ataupun treble. Ketiga jawaban dibutuhkan untuk dapat memutuskan gitar jenis apa yang harus anda beli. Sesudah memutuskan jenisnya, barulah kita beranjak ke tahap seleksi yang lebih teknis lagi. Jenis kayu yang dipakai mempunyai pengaruh pada suara, terutama pada sustain. Sustain merupakan lamanya nada berbunyi dalam sekali petik. Semakin panjang jadi semakin baik. Untuk memperoleh hasil sustain yang baik, gitar harus dibikin dari kayu asli yang seratnya lurus, bukan dari kayu press. Cara mengetahuinya yaitu dengan memperhatikan bagian dalam hole yang mana kayu tidak dicat. Sedapat mungkin perhatikan seluruh body pada gitar.

Janganlah memilih gitar yang terdapat mata kayunya, sebab seratnya pasti tidaklah lurus, serta otomatis sustainnya pastilah pendek. Sesudah yakin kayunya asli serta berserat lurus, kita dapat memeriksa fretboard serta neck. Neck bisa saja melintir ataupun melengkung, serta fretboard dapat saja tidak rata. Masing masing kekurangan ini dapat membuat suara yang diperoleh menjadi fals. Sesudah memeriksa neck, periksalah jarak antara bridge nut menuju ke fret 12, serta nut ke fret 12. Jarak keduanya haruslah sama, jika tidak nada yang dimainkan pasti akan jadi fals, terutama pada permainan di sekitar fret 12. Jika telinga kita sudah peka dengan nada, untuk memeriksanya anda cukup memainkan nada-nada pada sekitar fret 12.

Satu hal lagi yang sebaiknya diperhatikan yaitu jarak antara senar ke permukaan fretboard. Aspek ini sebetulnya relatif dengan kenyamanan. Gitar-gitar untuk permainan rock umumnya punya jarak yang kecil. Sebab gaya musik rock menuntut permainan melodi yang cepat. Untuk gitar klasik, jarak standar antara senar pada fretboard yaitu sekitar 5 mm. Jika rentang senar dengan fretboard begitu jauh, jari kita perlu menekan dengan lebih dalam. Selain jari menjadi sakit, timing kita pada waktu dituntut cepat pun akan jadi terganggu.

Yang paling akhir kita periksa yaitu hal-hal kecil seperti halnya kemulusan body, apakah tuning peg masih cukup lancar, atau adakah bagian-bagian metal pada gitar yang sudah terdapat karat. Setelah semuanya telah sesuai kebutuhan serta memenuhi kriteria-kriteria di atas, maka kita telah mendapatkan gitar yang benar untuk dibeli. Untuk menambah pengetahuan anda tentang gitar, baca juga cara setting efek gitar.

Tips Memilih Gitar Klasik Bagi Pemula | | 4.5